Minggu, 31 Mei 2015

RUNTUH 2

Urutan pasukan yang berkeliling adalah  para prajurit, 7 imam pembawa sangkakala (Shofar), para imam pembawa Tabut Perjanjian, dan barisan penutup. Ketika mengelilingi benteng, tak sepatah kata pun terucap. Namun, pada hari ketujuh, saat sangkakala dibunyikan dan Yosua memerintahkan untuk bersorak, orang Israel harus bersorak nyaring. Segeralah, tembok Yerikho runtuh (Yosua 6:3-5).
            Apa yang menyebabkan tembok Yerikho runtuh? Banyak pengkotbah yang mengajarkan bahwa hal itu terjadi karena Allah mengutus malaikat untuk meruntuhkannya. Ada ilmuwan yang menduga bahwa tembok Yerikho runtuh karena getaran suara (resonansi) Sangkakala dan teriakan bangsa Israel, namun, penelitian menunjukkan robohhnya tembok Yerikho ke luar bukan ke dalam. Ada juga yang mengatakan bahwa tembok Yerikho runtuh karena gempa bumi. Gempa itu bukan hanya menimpa Yerikho saja, tapi juga kota-kota di sekitarnya. Salah satu alasan kenapa bangsa Israel sangat mudah mengalahkan bangsa-bangsa lain adalah karena kota mereka sudah hancur karena gempa bumi. Dalam Yosua 6:5b dikatakan ‘masing-masing langsung ke depan’ (Yos. 6:20b). Ini menunjukkan bahwa tembok Yerikho runtuh total, seluruhnya, kecuali rumah Rahab yang  berada di atas tembok dan mereka selamat (Yos. 2:15 bnd 6:17). Nah bagaimana menjelaskan peristi­wa dimana ada sebagian tembok yang tidak runtuh kalau dianggap gempa bumi?
 Pada kenyataannya bahwa tembok Yerikho roboh bukan karena kekuatan manusia ataupun alam tetapi oleh kuasa Tuhan. Hal ini merupakan suatu mujizat yang luar biasa. Hal tersebut dikatakan penulis Ibrani  “Karena iman maka runtuhlah tembok-tembok Yerikho, setelah kota itu dikelilingi tujuh hari lamanya” (Ibrani 11:30). Dalam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar