"Dan aku berkata: telah terusir aku dari hadapan mata-Mu. Mungkinkah aku memandang lagi bait-Mu yang kudus?" Yunus 2:4
Ketika berada dalam lembah kekelaman, ujian atau masalah yang
berat, seringkali kita bertanya kepada Tuhan, "Mengapa Tuhan hal ini
bisa terjadi? Tuhan, mengapa Engkau meninggalkan aku?" Ketahuilah
bahwa adakalanya Tuhan mengijinkan kita masuk ke suatu keadaan yang
sepertinya tidak ada harapan, dengan tujuan menguji kesetiaan dan iman
kita. Karena itu kita tidak boleh menyerah dan putus asa.
Saat berada di dalam
perut ikan, Yunus tetap mengarahkan imannya kepada Tuhan dengan
berkata, "Ketika jiwaku letih lesu di dalam aku, teringatlah aku kepada
Tuhan, dan sampailah doaku kepada-Mu, ke dalam bait-Mu yang kudus."
(Yunus 2:7). Jangan sekali-kali kita lari mencari pertolongan atau
bersandar kepada manusia karena kita pasti akan kecewa dan Alkitab pun
menentang hal itu. Tertulis : "Terkutuklah orang yang mengandalkan
manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh
dari pada Tuhan!" (Yeremia 17:5). Larilah kepada Tuhan, berseru-seru
padaNya sampai pintu sorga terbuka.
Berhentilah
menggerutu dan berkeluh kesah sebaliknya tetaplah tenang dan ucapkanlah
syukur kepada Tuhan, karena "Hati yang tenang menyegarkan tubuh,"
(Amsal 14:30a) dan di situlah letak kekuatan kita (baca Yesaya 30:15).
Secara manusia Yunus sudah tidak memiliki harapan untuk hidup, tapi ia
masih bisa berkata, "Tetapi aku, dengan ucapan syukur akan
kupersembahkan korban kepada-Mu; apa yang kunazarkan akan kubayar.
Keselamatan adalah dari Tuhan!" (Yunus 2:9). Dengan mengucap syukur
semangat yang padam dapat bangkit kembali dan iman yang sudah lemah
dapat dikuatkan. Ingat! Kuasa Tuhan tidak dapat bekerja apabila iman
kita padam. Sekalipun manusia berkata itu mustahil, penyakitmu tidak
akan sembuh, rumah tanggamu akan hancur, selalu ada harapan dan jalan
keluar di dalam Tuhan. Tiada sesuatu yang mustahil bagi Tuhan! Sebesar
apa pun persoalan kita Tuhan Yesuslah jawaban! Sebagaimana Tuhan
sanggup mengeluarkan Yunus dari dalam perut ikan seperti tertulis:
"Lalu berfirmanlah Tuhan kepada ikan itu, dan ikan itupun memuntahkan
Yunus ke darat." (Yunus 2:10), Dia pun sanggup menolong kita.
"Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di paang belantara." Yesaya 43:19b