Rabu, 12 Desember 2012
Anda
diberi bekal akal fikiran sdetik saja merasa sebagai orang tua, sebagai
suami, sebagai ayah,, belum punya cara untuk merubah masa depan, belum punya
tabungan untuk diswariskan anak-anak, belum punya kenangan manis untuk di
kenang, belum punya prestasi yang di ukir, dibanggakan, segeralah berubah berjuang dan berhijrah ke lotree green card.
Intinya
selama limabelas tahun saya hidup
menderita dengan anak istri saya
, karena nggak punya uang anak
saya dibawa mertua, nak satunya dalam tanggungan adik saya, dan istri saya
melarikan diri mencari laki-laki lain
yang bertanggung jawab kepada penghidupannya, , bekerja keras di tempat yang
salah, seumur hidup tetap hidup susah, ironisnya bagi orang dianggap sudah
takdir.menjadi guru GTT honoren hanya peenghasilan 40 ribu sampai 60
ribu sebulan mana cukup untuk
mencukupi kebutuhan untuk anak dan istri.
Bekerja sebagai guru swasta juga merupakan pekerjaan halal tetapi
berapa honornya sama sekali nggak
cukup untuk makan sendiri saja, kok
masih dinaingan atau mumakan kerja keras, itu kerja keras model apa.
Pola pikir model apa itu., itu soal pola pikir konsumtif.
Ada
juga seorang wanita cantik, dari daerah magelang beliau konsultasi mintak
tolong tidak pada waktu yang tepat , dari masalah serius yang mengganjal, yang
sedang beliau hadapi, ia terperangkap
dalam cinta terlarang,, terjebak dalam perselingkuhan parah dengan seoran polisi kopral, wanita itu sudah
berselingkuh lima tahunan dengan
laki-;laki polisi itu, polisi itu mulai
berulah menjebak suaminya dengan memeras dengan beberapa uang setoran,,
mulai berani mengatur, mengekang,
menmyuruh mengganti acara , memindah leger kartu kredit,, menekan, menindas dan
mengancam, awalnya bagaimana kok sampai
begitu. Karena suaminya walau kaya nggak
mampu berbuat apa-apa.intinya wanita itu
kurang kasih sayang, dari suaminya yang pengusaha supersibuk, jarang di
rumah, hanya sedikit punya waktu untuk keluarga, sati hari saja dalam seminggu barangkali,, dirumahpun
membawa segudang pekerjaan yang semuanya sia sia tak menghasilkan uang , tetapi
hanya menghasilkan kelelahan dan alergi pikiran, yang belum tentu akan selesai.
Lihat demi pekerjaan dan uang suami dengan beban beratnya bagaimana masih punya tenaga untuk memuaskan
istri , bahkan ada yang di tinggal pergi
ke luar negeri , beratnya tanggung jawab
samapai tak disadari, jasmani rohaninya lumpuh karena merasa dituntut dan
ditekan istri yang banyak kebutuhan aneh aneh ini itu, sibuknya
samapai merenggut kehormatan suaminya.semua profesi dan pekerjaan wa;lau ditekuni amat berat dan susah. Berat
atau susah , ringan atau mudah tergantung pola fikirnya, , sadarkan semua
harapan keluarga jalani profesi dan pkerjaan lagi,, sangat baik, syahdu, nikmat
, dan mengasikkan .. jalani profesi
apapaun.
Kesulitan paling besar adalah mengambil keputusan untuk membangun.,
merendahkan ego dan berusaha berjiwa
besar, karena saya harus mengadakan perubahan yang radikal sekali , maka
semuanya menjadi terbalik., dulu setiap hari saya harus melayani tamu dengan
berantri,, berkonsultasi tentang
beberapa hal dan semua tamu tamu saya semuanya sukses , ada sulam taufik, ada
endro jatmiko,, tidak pernah ditegur
atau dimarahi orang lain. Inilah saya maksudkan sebagai berjiwa besar. Lazimnya seorang pendakwah, di elu-elukan
ummat , mau naik panggung saja say
dipapah , tangan saya dicium, harus menembus
lautan manusia, sebuah edifikasi diri,
tapi ada maknanya.
GUS NUR
SUGIH NUR RAHARJA Gempeng kec. Bangil, Kab Pasuruan Jawa timur.
Meninggal dunia di Kaherah ,
Mesir pada tahun 808 Hijrah/1406 Masihiketika berusia 87 tahun.2.
Keperibadian Ibnu Khaldun
:i-
Tekun mencari ilmu
: Tekun mempelajari ilmu fardhu
kifayah dan fardhu ain.Bijak membahagikan masa untuk masyarakat dan menuntut
ilmu.ii-
Berjiwa pemimpin
: Menjadi pegawai istana dan
ketua hakim negara berdasarkankecekapan dan keupayaan mengemukakan idea untuk
kemajuan negara.iii-
Kreatif
: Pemikiran beliau dalam “
Muqaddimah Ibnu Khaldun
” lahir hasil daripada pengalaman
kreativiti beliau untuk mengetengahkan sejarah sebagai bidang ilmu
tersendiri.3.
Pendidikan Ibnu Khaldun
:- Mempelajari
asas agama
dan
bahasa Arab
daripada Abdul Rahman bin Muhammad (bapanya),Muhammad bin Al-Muhaimin Al-Hadrami, Muhammad bin Saad bin Barral
Al-Ansari,Muhammad bin Al-Syawasi Al-Zarzali dan ramai lagi.- Mempelajari
ilmu fardhu kifayah
seperti mantik , falsafah , sains, dan
matematik daripadaMuhammad bin Ibrahim Al-Abili.- Semasa di Fez,
mendapat
pendidikan tinggi
daripada beberapa orang guru seperti Ahmad bin Al-Qassar dan Lisanuddin
bin Al-Khatib iaitu pengarang kitab Tarikh Gharnatah (Sejarah Granada)dan
Muhammad bin Abdul Salam..4.
Ibnu Khaldun Tokoh Pelbagai Bidang
:
•
Sebagai Sejarawan
:
o
Menganalisis sesuatu tamadun dari segi permulaan , faktor kegemilangan
dan kejatuhan.
o
Memberi tafsiran sejarah berdasarkan psikologi,
ekonomi, sosiologi, alam sekitar dangeografi.
o
Ideanya yang menarik dalam kitab Al-Muqaddimah mendorong para pengkaji dan
pemikir untuk mengiktiraf beliau
sebagai tokoh sarjana dan sejarawan yang mengatasi sejarawansebelumnya
seperti Al-Tabari dan Al-Mas’udi.
•
Sebagai Negarawan
:
o
Banyak menyandang jawatan penting seperti :
Setiausaha Negara di istana Sultan Abu Ishaq bin
Abi Yahya dan Sultan AbuAnnan.
Anggota Majlis Ilmiah.
Anggota Jabatan Setiausaha Sulit Sultan Abu
Salim bin Abi Al-Hasan di Fez,Maghribi.
Duta Granada.
Perdana Menteri (Hajib) Bougie.
Ketua Hakim (Qadhi Al-Dudhah).
o
Jawatan-jawatan penting tersebut memberi
peluang untuk berkhidmad kepada negaradengan lebih berkesan.
•
Sebagai Budayawan
:
o
Merupakan penggiat budaya dan kesusasteraan Arab.
o
Pengajian kesusasteraannya dengan Syeikh
Muhammad Bahr di Tunisia dimanfaatkanuntuk menajamkan kemahirannya dalam syair.
o
Banyak menghasilkan syair semenjak kanak-kanak lagi.5.
Sumbangan Ibnu Khaldun dalam bidang ilmu dan
pemikiran Islam
:
•
Berjaya menganalisis
sejarah
dari aspek kemasyarakatan, ekonomi, politik, dan pendidikandalam
karyanya.
•
Memberi panduan yang terbaik kepada manusia tentang asas pembinaan
sesebuah tamadun.Berpendapat bahawa sesebuah
tamadun
tertegak hasil dari keunggulan
rohani
dengan
jasmani.
bebas
Orang yang bebas adalah orang yang hidup bebas
tanpa kekangan orang lain,bisa membagi waktu sepuas puasnya bisa berkumpul
dengan orang orang yang dicintainya,, asyik bersendau gurau dengan anak dan
istri. Disaat orang lain setrees mikirin
banyak hutang, anda sibuk menghitung
berapa banyak tabungan yang anda miliki,
Dari dulu sampai kinipun masih menyayat hati,
orang orang mengeluh tentang keadaannya, ditinggal orang tuanya ,
kerabatkerabatnya, anak-anak istrinya karena kemiskinan ekonomi., justru memikul beban hidup yang semakin berat,
semakin memprihatinkan, hidup dibawah belas ksaihan orang lain, terkadang ada
juga yang menjadi sampah masyarakat,, suami yang meninggal dunia , suami yang miskin dan merana memelas hati,
cangkrukan di gardu semalam suntuk, main kartu setiap hari,, memancing tiap
hari , hidupnya tidak teratur tidak
terarah,, melupakan tanggung jawabnya, keras hati dan keras kepala, tidak baik
terhadap rumah tangga.
Ruh anda merana sepanjang zaman seperti ruh
mertua yang ememras menantunya, ketiaka
tanah makam masih basah, tanah
masih m,erekah, , anda sudah dilupakan
anak istri anda, nama anada terhapus dari ingatan anak istri anda, bahkan
cucupun tidak kenal, tidak pernah di anggap ada.
Marilah kita
renungkan sendiri, Ibnu khaldun Tokoh sejarawan Ulung
1.
bebas
Orang yang bebas adalah orang yang hidup bebas
tanpa kekangan orang lain,bisa membagi waktu sepuas puasnya bisa berkumpul
dengan orang orang yang dicintainya,, asyik bersendau gurau dengan anak dan
istri. Disaat orang lain setrees mikirin
banyak hutang, anda sibuk menghitung
berapa banyak tabungan yang anda miliki,
Dari dulu sampai kinipun masih menyayat hati,
orang orang mengeluh tentang keadaannya, ditinggal orang tuanya ,
kerabatkerabatnya, anak-anak istrinya karena kemiskinan ekonomi., justru memikul beban hidup yang semakin berat,
semakin memprihatinkan, hidup dibawah belas ksaihan orang lain, terkadang ada
juga yang menjadi sampah masyarakat,, suami yang meninggal dunia , suami yang miskin dan merana memelas hati,
cangkrukan di gardu semalam suntuk, main kartu setiap hari,, memancing tiap
hari , hidupnya tidak teratur tidak
terarah,, melupakan tanggung jawabnya, keras hati dan keras kepala, tidak baik
terhadap rumah tangga.
Ruh anda merana sepanjang zaman seperti ruh
mertua yang ememras menantunya, ketiaka
tanah makam masih basah, tanah
masih m,erekah, , anda sudah dilupakan
anak istri anda, nama anada terhapus dari ingatan anak istri anda, bahkan
cucupun tidak kenal, tidak pernah di anggap ada.
Marilah kita
renungkan sendiri, Ibnu khaldun Tokoh sejarawan Ulung
1.
Langganan:
Postingan (Atom)





